UPT PUSAT PELAYANAN KESEHATAN KERJA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BOGOR, MENGAJAK TENAGA KERJA SEKTOR FORMAL UNTUK MENERAPKAN PHBS DI TEMPAT KERJA

Dalam rangka memberdayakan para pekerja agar mereka tahu, mau dan mampu mempraktekkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS) di lingkungan kerja dan ikut berperan aktif dalam mewujudkan Tempat kerja yang Sehat, maka UPT. Pusat Pelayanan Kesehatan Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor pada hari Kamis 9 Agustus 2018 bertempat di Aula PT. Universal Carpet & Rugs, mengadakan pertemuan sosialisasi penerapan PHBS ditempat Kerja. Kegiatan ini di buka oleh Mr. Vijay Melwani selaku Deputy GM Comm dan Bapak Arifin Siabang selaku Manajer HRD serta diikuti oleh lebih kurang 50 orang pekerja di perusahaan tersebut.

Tujuan Penerapan PHBS di tempat kerja ini menurut dr Yessi Desputri, M.KKK selaku Kepala UPT. Pusat Pelayanan Kesehatan Kerja, diharapkan supaya pekerja membiasakan berperilaku hidup bersih dan sehat, dapat meningkatkan produktifitas, menurunkan angka absensi tenaga kerja karena sakit, menurunkan angka PAK ( Penyakit Akibat Kerja) dan menciptakan Lingkungan Kerja yang sehat serta memberikan dampak yang positif bagi masyarakat sekitarnya.

Tempat kerja yang Sehat dan dikatakan sudah menerapkan PHBS bila memenuhi indikator antara lain:
1. Tidak ada yang merokok di tempat kerja
2. Membeli dan mengkonsumsi makanan dari tempat kerja
3. Melakukan aktifitas fisik dan olahraga secara teratur
4. Mencuci tangan dengan sabun dan air bersih sebelum makan, sesudah bekerja dan sesudah bab dan bak.
5. Memberantas sarang jentik nyamuk di tempat kerja
6. Menggunakan jamban saat Bab dan Bak
7. Menggunakan air bersih
8. Membuang sampah pada tempatnya
9. Menggunakan APD (alat Pelindung Diri) sesuai jenis pekerjaannya.

Manfaat penerapan PHBS di Tempat kerja ini antara lain bagi pekerja sendiri akan meningkat derajat kesehatannya, tidak gampang sakit, produktifitas yang meningkat, sehingga berdampak pada ekonomi keluarga dimana pengeluaran rumah tangga bukan lagi ditujukan sebagian besar untuk biaya pengobatan tapi lebih kepada peningkatan taraf hidup.
Bagi Perusahaan hal ini akan meningkatkan citra tempat kerja yang positif, menurunnya biaya klem kesehatan yang dikeluarkan, serta tercapainya target kinerja karena peningkatan produktifitas.

Bagi masyarakat sekitar perusahaan , masyarakat merasa tetap memiliki lingkungan yang sehat walaupun tinggal di sekitar perusahaan. Masyarakat bisa mencontoh PHBS yang diterapkan oleh Tempat kerja tersebut.

Sedangkan Bagi Pemerintah Daerah sendiri hal ini akan dapat menunjukkan kinerja dan citra Pemda kabupaten yang baik. APBD mungkin bisa dialihkan untuk program peningkatan kesehatan , bukan justru untuk penanggulangan masalah kesehatan. Perusahaan tersebut nantinya bisa menjadi tempat pembelajaran ( Study Banding) oleh Kabupaten kota lain dalam hal pembinaan PHBS, serta mendapat dukungan berupa buku-buku panduan dan media promosi.

Sumber : UPT. Pusat Pelayanan Kesehatan Kerja

Berita Lainnya :

PENYULUHAN KEAMANAN PANGAN DALAM RANGKA SERTIFIKAS... Cibinong, 09/07/2018. Bertempat di AULA Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor kembali melakukan pertemuan Penyuluhan Keamanan Pangan. Kegiatan dibuka oleh s...
Hari Pertama Kerja, Bupati Bogor Sidak Pertama Ke ... Bupati Bogor Nurhayanti melakukan inspeksi mendadak (sidak) organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan kerja Pemkab Bogor di hari pertama kerja s...
PERTEMUAN PENGUATAN PROGRAM PERENCANAAN PERSALINAN... Dinkes Aula 1, Senin 16 april 2018 - Dalam rangka pencapaian target sasaran rencana pembangunan jangka menengah bidang kesehatan (RPJMN-BK) 2015 – 201...


Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.