BOGOR WASPADAI HIV/AIDS

 

02 Desember 2016

Hari AIDS Sedunia merupakan moment memperingati pentingnya perhatian kita kepada penyakit ini. HIV/AIDSmerupakan penyakit yang sangat berbahaya yang dapat mengancam kesehatan manusia. Kewaspadan Global sangat diperlukan untuk melindungi generasi dari penyakit ini.

Penularan HIV di Indonesia biasanya dihubungkan dengan pengguna jarum suntik (Penasun) dan pekerja seks perempuan (WPS), akan tetapi saat ini situasi epidemi HIV dan AIDS telah berubah.

Pada tahun-tahun mendatang diproyeksikan jumlah terbesar infeksi HIV baru akan terjadi di antara laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki (LSL), diikuti perempuan pada populasi umum (perempuan risiko rendah), yang terdiri dari ibu rumah tangga  terinfeksi melalui hubungan seks dengan pasangan yang telah terinfeksi serta wanita yang melakukan perilaku berisiko pada tahun-tahun sebelumnya.

Mereka yang terinfeksi HIV dan baru dapat terdeteksi di kemudian hari (rata-rata setelah 5 tahun mengindap HIV). Jumlah infeksi HIV yang cukup besar terjadi pada laki-laki yang merupakan pelanggan pekerja seks (WPS) di tahun sebelumnya.

Gambaran epidemiologi HIV/AIDSdi Kabupaten Bogor tahun 2003-2016 tertinggi pada  penasun dengan jumlah kasus mencapai 348 orang.Setiap tahun terjadi peningkatan kasus HIV dan secara kumulatif  kasus HIV/AIDS di Kabupaten Bogor tahun 2013 – 2016  adalah sebesar  1.151 orang.

Gambaran kasus diatas menjadi kekhawatiran Pemerintah Kabupaten Bogor. Untuk melindungi masyarakat Kabupaten Bogor terhadap penularan HIV/AIDS pemerintah Kabupaten Bogor telah mengeluarkan Perda tentang HIV/AIDS nomor 9 tahun 2016.

Pada hari HIV/AIDS sedunia 1 Desember 2016 pemerintah Kabupaten Bogor  mengusung tema  “Warga Sehat  dan produktif Menuju Masyarakat Kabupaten Bogor Sejahtera”.

Dalam perigatan hari HIV/AIDSsedunia tingkat Kabupaten Bogor akan dilaksanakan rangkaian acara apel, pelepasan balon, pembagian leaflet tentang HIV/AIDS dan seminar sehari. Acara peringatan juga dilaksanakan secara serentak di 101 puskesmas di Kabupaten Bogor.

Berita Lainnya :

WHO dan USAID Lakukan Kunjungan ke Dinas Kesehatan... Cibinong – Kamis 20/07/2017. WHO dan USAID telah melakukan kunjungan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor pada Rabu, 19 Juli 2017 untuk menggali informa...
PENYULUHAN KEAMANAN PANGAN DALAM RANGKA SERTIFIKAS... Cibinong -  Senin 14 / 08 / 2017. Dalam rangka produksi dan peredaran pangan oleh industri rumah tangga, menurut pasal 43 peraturan pemerintah No. 28 ...
Tata Laksana Penerimaan Calon Peserta Program Bant... Surat edaran dari Kepala badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (BPPSDMK) Kementrian Kesehatan RI No. DM.02.03/I/11863/2017...
PELATIHAN TIM PENDAMPING AKREDITASI FKTP Ciawi 28 February 2017, Bertempat di Kabupaten Bogor. Pelatihan Tim Pendamping Akreditasi di laksanakan pada tanggal 19 Februari s.d 28 Februari 2...

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.